just a common mental health essay.
Banyaknya
Tugas Menjadi Culture Shock Mahasiswa baru Sehingga Berdampak Pada
Kesehatan Mental Mereka
Sebagai mahasiswa
baru, tentunya siapapun bahagia akan hal itu. Diterima di kampus yang
diinginkan pastinya akan membuat bersemangat kuliah. Namun, tahukah kalian
bahwa terkadang kebanyakan mahasiswa baru sudah mengeluh terhadap banyaknya
pengerjaan tugas Perkenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) atau biasa kita
sebut dengan istilah ospek. Beberapa kampus memang memberi tugas-tugas ospek
yang dirasa cukup banyak untuk mahasiswa baru. Belum lagi, tugas itu masih termasuk
dalam satu rangkaian dari beberapa rangkaian ospek. Biasanya, kampus yang
banyak memberikan tugas ialah kampus-kampus dengan peringkat teratas di Indonesia.
Salah satu dari kampus tersebut bisa disebut saja kampus yang baru saja saya
masuki pada bulan April lalu, Universitas Brawijaya. Banyaknya tugas PKKMB tingkat
universitas yang diberikan kepada mahasiswa baru dengan sangat mendadak,
sehingga membuat kebanyakan mahasiswa shock dan tidak jarang dari mereka
yang meluapkan kekesalannya di sosial media terhadap pihak universitas. Tak
hanya tugas dari salah satu rangkaian PKKMB tingkat universitas ini, mahasiswa
baru juga diwajibkan untuk mengikuti PKKMB tingkat Fakultas dan Program Studi. Kegiatan
tersebut diwajibkan semata-mata hanya sebagai syarat mahasiswa dalam pengajuan
skripsi nanti. Hal ini kebanaykan membuat mahasiswa panik serta hectic. Sehingga,
tak jarang mental health mereka terganggu akan banyaknya rangkaian kegiatan
serta tugas PKKMB ini dan tak jarang dari mereka yang memilih untuk
mengundurkan diri karena ketidaksanggupan mereka dalam mengerjakan tugas-tugas
yang dirasa terlalu berat.
Kesehatan mental sendiri
menurut seorang ahli kesehatan Merriam Webster, merupakan suatu keadaan
emosional dan psikologis yang baik, dimana individu dapat memanfaatkan
kemampuan kognisi dan emosi, berfungsi dalam komunitasnya, dan memenuhi
kebutuhan hidupnya sehari-hari. Inti dari kesehatan mental sendiri adalah lebih
pada keberadaan dan pemeliharaan mental yang sehat.
Sehingga solusi
yang terkait dalam permasalahan ini ialah para mahasiswa baru harus dapat
mengatur waktu dengan sebaik mungkin. Tetap menjaga kesehatan tubuh tentu saja,
dan jangan terlalu banyak berpikir adalah kunci. Kegiatan Overthinking
seringkali membuang banyak waktu. Disini kita harus mengubah cara hidup kita,
yang awalnya kita sering overthinking karena terlalu banyak tugas
sehingga membuang waktu menjadi mahasiswa baru yang memiliki goals penyelesaian
tugas-tugas tersebut pada diri kita, dan mencoba menyibukkan diri dengan cara
mencicil pengerjaan tugas tersebut dengan santai, dan tidak terlalu berpikir
keras agar pikiran tidak mudah lelah, jangan lupa juga sediakan cemilan untuk
menemani pengerjaan tugas-tugas, serta diiringi musik dari spotify atau youtube
agar menambah mood dalam mengerjakan tugas. Beberapa hal itu menurut beberapa
kalangan mahasiswa terbukti efektif untuk meningkatkan kemauan mengerjakan
tugas, karena tidak dibawa terlalu tegang. Jika mata terasa lelah, apalagi kita
mahasiswa baru Angkatan 2020 dimana pandemi COVID-19 memaksa kita semua untuk
tetap dirumah dan melaksanakan kuliah dan PKKMB secara daring demi keselamatan
dari tertularnya bahaya pandemi tersebut, kita bisa melakukan beberapa hal
kecil seperti stretching dan mencoba jalan-jalan kecil di dalam rumah, maupun
di luar rumah. Bisa juga dengan melakukan jogging sore hari untuk
melepas penat setelah menatapi layar komputer atau laptop seharian. Setiap orang
memanglah berbeda-beda, lakukan hal-hal yang dapat meningkatkan mood dengan
cara kita masing-masing semata-mata hanya untuk melepas penat sesaat ditubuh kita.
Untuk pribadi saya sendiri, biasanya saya membeli coklat batangan untuk
meningkatkan mood mengerjakan tugas saya. Tapi, karena harganya yang mahal
apabila setiap hari kita beli makanan itu, maka saya memutuskan untuk membeli
cemilan dengan harga yang murah saja. Selain itu saya suka makan setelah mengerjakan
tugas, agar energi kembali seperti semula. Jangan lupa memakai kacamata anti
radiasi agar mata kita terlindung dari bahaya sinar ultraviolet yang
dipancarkan oleh layar komputer atau laptop.
Mungkin hanya ini sedikit
tips untuk mengatasi gangguan mental health terhadap banyaknya tugas dari
sudut pandang mahasiswa baru. Tetapi, tetap saja kita semua mempunyai kesukaan
kita sendiri. Tetap lakukan apa yang kita suka untuk menjaga mood serta mental
health kita tetap stabil dimasa pandemi dan sebagai mahasiswa baru. Semangat
untuk kita!
Komentar
Posting Komentar